Untuk sahabatku,
Terimakasih untuk waktu yang telah kita lewati dengan kasih.Ku tahu,kita tidak punya apa apa saat ini,tapi kita mampu menggoreskan setiap senyuman yang akan kita kenang setiap hari.Aku bangga punya sahabat seperti kalian.Sahabat yang menjadikan aku seperti aku sendiri,sahabat yang bisa membuatku lupa akan kesedihan di masa lalu.Sahabat yang selalu bertingkah konyol untuk membahagiakan sahabat sahabatnya.Bahkan saat dunia terasa buruk,sahabat menyediakan pundak untuk menangis.bersama sahabat,aku bahkan tidak memikirkan apa yang terjadi akan esok hari.Kadang ada masa dimana aku merindukan momen momen kita dlu.Ketika kita berjalan bersama menuju rumah melewati jalan pemotongan yang di hiasi dengan pesawahan dulu.Masa dimana kita saling mengejek karena satu diantara kita mulai menyukai seseorang dan masa dimana kita pergi ke tempat favorit masa SMA dulu yang disebut,"Pasar Malam".Jika suatu saat diantara kita melupakan kisah ini,maka kembalilah ke blog ini.Akan ku ceritakan masa kita dulu
Dulu.... waktu aku masih kecil,aku sangat senang melihat orang orang dewasa dengan kesibukannya,ada yang pergi ngantor,naik gunung,berjualan,pergi kesawah ,ada yang kuliah dan ada juga ibu ibu yang asik bercerita tentang kehidupan sosialitanya.Kedengarannya,"menarik".tapi behind the scenenya adalah Menjadi orang dewasa ternyata tak seperti yang aku pikirkan.Ga terasa usiaku saat ini sudah bisa dibilang dewasa.Dannnnn....let i tell you about my mind Menjadi dewasa adalah sebuah anugerah yang diberikan Tuhan,dan menjadi dewasa adalah sebuah kesempatan.Kesempatan mengembangkan bakat,kesempatan mengejar jati diri,kesempatan membentuk cinta yang abadi.(eaakkkk sok sweet di malam hari).Karena banyak kesempatan,sampe lupa ada hati yang harus di bahagiakan yaitu diri sendiri.Dan sekarang,aku sendiri saja mulai terbawa standar orang lain.Padahal setiap orang punya tantangannya sendiri,punya jalan hidupnya masing masing dan punya cara sendiri untuk menyelesaikan masalahnya.Sadar ga sad...
Komentar
Posting Komentar